Hukum & Kriminal
Beranda / Hukum & Kriminal / Polres Manokwari Gelar Sertijab Perwira, Fokus pada Penyesuaian Kamtibmas Pasca-Pesparawi

Polres Manokwari Gelar Sertijab Perwira, Fokus pada Penyesuaian Kamtibmas Pasca-Pesparawi

MANOKWARI, JENDELABERITA.com – Kepolisian Resor (Polres) Manokwari resmi melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab) bagi sejumlah perwira di lingkungannya. Rotasi jabatan ini dilakukan sebagai langkah penyegaran organisasi pasca-selesainya perhelatan akbar Pesparawi di wilayah tersebut.

Kapolres Manokwari menjelaskan bahwa proses mutasi ini sebenarnya telah direncanakan sejak bulan Mei lalu. Namun, pihak pimpinan memutuskan untuk menunda eksekusi sertijab demi menjaga stabilitas dan kesiapan pengamanan selama rangkaian kegiatan Pesparawi berlangsung.

“Pertimbangan pimpinan, para pejabat lama menyesuaikan terlebih dahulu pada kegiatan-kegiatan nasional yang sedang berlangsung. Ini memerlukan penanganan dan andil dari pejabat lama yang sudah menguasai wilayah,” ujar Kapolres Manokwari.

Sejumlah posisi strategis yang mengalami pergantian di antaranya Wakapolres, Kabag Ops, Kapolsek Kota, Kapolsek Warmare, serta beberapa posisi Kasat dan Kabaglog.

Sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat, Polres Manokwari memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi. Kapolres menegaskan bahwa Manokwari menjadi barometer kamtibmas di Papua Barat, di mana intensitas perekonomian dan aktivitas masyarakat memicu tingkat tindak pidana serta gangguan yang cukup dinamis.

Kombes Pol Ongkhy Isgunawan: Manokwari Barometer Keamanan Papua Barat, Kamtibmas Tinggi

Kepada para pejabat baru, Kapolres berpesan agar segera beradaptasi dengan kondisi lapangan. Meski sebagian perwira mungkin baru bertugas di wilayah Manokwari, ia meyakini karakteristik wilayah ini tidak jauh berbeda dengan daerah lain, hanya saja dengan intensitas yang lebih tinggi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasinya. Kepada yang baru, saya harap segera menyesuaikan dengan situasi dan kondisi di sini karena Manokwari adalah barometer provinsi,” pungkasnya.(JB-1)