MANOKWARI, JENDELABERITA.com — Solidaritas kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalir dari berbagai penjuru. Kali ini, kerukunan Flobamora Papua Barat mengambil langkah nyata dengan menggalang bantuan dan membuka posko donasi khusus di Kota Manokwari.
Langkah ini diambil tidak hanya melalui aksi turun ke jalan di sejumlah titik strategis, tetapi juga dengan menyediakan pusat posko resmi guna memudahkan masyarakat menyalurkan bantuannya.
Koordinator Aksi Penggalangan Dana, Hermanus Dora, menjelaskan bahwa posko utama tersebut dipusatkan di Gedung Serbaguna Molas, Reremi Puncak, Manokwari. Pihaknya membuka pintu seluas-luasnya bagi warga maupun diaspora yang ingin mendonasikan bantuan berupa uang tunai.

“Penggalangan dana yang kami lakukan pada hari ini dan beberapa hari ke depan itu murni karena peduli kasih untuk saudara-saudara kami yang ada di Flores yang pada saat ini mengalami bencana alam gempa bumi,” ujar Hermanus.
Sementara itu, Ketua Flobamora Papua Barat, Clinton Talo, mengajak seluruh elemen masyarakat Nusantara yang bermukim di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Manokwari, untuk turut serta meringankan beban para korban. Menurutnya, ikatan emosional sebagai perantau asal daerah terdampak menjadi dorongan kuat untuk bergerak cepat.
“Kebetulan kami berasal dari sana, sehingga kami merasa terpanggil untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” kata Clinton.
Untuk menjangkau lebih banyak uluran tangan, aksi turun ke jalan dijadwalkan berlangsung selama sepekan di empat titik keramaian Kota Manokwari, yakni lampu merah Makalo, lampu merah Haji Bau, lampu merah Sanggeng, dan lampu merah Borarsi. Seluruh kegiatan lapangan ini juga telah mengantongi izin resmi hasil koordinasi dengan Polres Manokwari dan pemerintah daerah setempat.
Sebagai penutup dari rangkaian aksi solidaritas selama satu minggu tersebut, Flobamora Papua Barat berencana menggelar malam doa bersama dan penyalaan seribu lilin di Gedung Molas sebagai bentuk dukungan moral bagi masyarakat Flores yang tengah berjuang memulihkan diri pascabencana.(JB-01)


