Pemda Manokwari Pemerintahan Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Wabup Mugiyono: Tugas Paskibraka Adalah Kehormatan dan Pembentukan Karakter Bangsa

Wabup Mugiyono: Tugas Paskibraka Adalah Kehormatan dan Pembentukan Karakter Bangsa

MANOKWARI, JENDELABERITA.com — Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, resmi membuka pelatihan dan pembinaan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Manokwari Tahun 2026, Selasa (21/7/26). Sebanyak 34 pelajar terbaik disiapkan untuk mengemban tugas negara pada HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.

Sebanyak 34 peserta yang terpilih ini merupakan pelajar tingkat SMA/SMK sederajat di Kabupaten Manokwari yang telah melewati proses seleksi ketat. Mereka dipersiapkan secara khusus untuk mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mugiyono menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Paskibraka bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Amanah ini merupakan bentuk kehormatan yang didapat melalui prestasi dan kedisiplinan tinggi.

“Tugas mengibarkan Sang Merah Putih adalah amanah negara yang mengandung nilai kebangsaan, persatuan, dan penghormatan terhadap simbol kedaulatan NKRI. Oleh karena itu, latihan ini harus dimaknai sebagai proses pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas,” ujar Mugiyono.

YP3-OAP Salurkan Bantuan Bahan Makanan untuk Pelajar dan Mahasiswa Distrik Masyeta di Manokwari

Ia juga mengingatkan para peserta agar senantiasa menjaga kesehatan fisik, mental, dan spiritual selama masa penggemblengan. Menurutnya, kesuksesan pasukan pengibar bendera sangat ditentukan oleh soliditas tim secara keseluruhan.

“Jangan cepat mengeluh. Mengeluh itu karakter orang lemah. Jika menghadapi kesulitan, jadikan itu sebagai ujian untuk menguatkan mental. Ingat, proses tidak akan mengkhianati hasil. Lakukan yang terbaik karena kalian akan mencatatkan sejarah,” tegasnya membakar semangat peserta.

Selain itu, Mugiyono menyampaikan apresiasi mendalam kepada panitia pelaksana dari Badan Kesbangpol Kabupaten Manokwari, jajaran Polresta Manokwari, para pelatih, pembina, serta orang tua murid atas dukungan penuh terhadap kelancaran pembinaan ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Paskibraka Kabupaten Manokwari, Gibzon Mandacan, dalam laporan resminya mengungkapkan bahwa seluruh calon Paskibraka akan menjalani masa karantina dan pemusatan latihan selama kurang lebih 25 hari terhitung sejak akhir Juli hingga puncak peringatan HUT RI.

Gubernur Papua Barat Sambut Baik Transformasi STIH Manokwari Menjadi Institut: Tonggak Sejarah Baru Pembangunan Pendidikan

“Jumlah peserta yang mengikuti pemusatan latihan sebanyak 34 orang putra-putri terbaik Manokwari. Mereka dipersiapkan secara matang untuk mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka pada HUT ke-81 RI,” terang Gibzon.

Selama masa pemusatan latihan, para peserta tidak hanya digembleng melalui Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan ketahanan fisik. Mereka turut dibekali materi Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, Kepemimpinan, hingga Pembinaan Mental dan Spiritual.

“Melalui pelatihan komprehensif ini, kami berharap para peserta mampu mengemban tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, kehormatan, dan dedikasi tinggi bagi Kabupaten Manokwari dan bangsa Indonesia,” pungkasnya.(JB-01)