RANSIKI, JENDELABERITA.com – Program TMMD ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan (Mansel) membawa pesan kuat bahwa kemajuan infrastruktur desa tidak boleh mengorbankan kelestarian ekosistem alam. Pesan tersebut ditegaskan melalui edukasi lingkungan kepada warga Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Jumat (23/10/2026).
Personel Satgas mengedukasi warga agar tidak terjebak pada eforia pembangunan fisik semata. Kebiasaan merusak seperti membakar lahan yang dapat memicu kabut asap dan hilangnya keseimbangan ekosistem harus segera ditinggalkan.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel, Letkol Czi Sunandar Parius, menegaskan bahwa pencapaian TMMD baru bisa dikatakan paripurna apabila pembangunan fisik berjalan seiring dengan tingginya kesadaran warga merawat lingkungan hidupnya.
“Kita boleh membangun jalan, jembatan, dan rumah untuk kesejahteraan masyarakat, tetapi jangan sampai melupakan alam yang menjadi sumber kehidupan. Karena menjaga alam berarti menjaga masa depan anak cucu kita,” tegas Letkol Sunandar.
Sasaran non-fisik ini menjadi bukti komitmen Kodim 1808/Mansel dalam mewujudkan Kampung Yamboi yang tidak hanya maju secara fasilitas umum, tetapi juga mandiri dan berdaya dalam memproteksi kelestarian alam Papua dari kerusakan.
(JB-01)
