RANSIKI, JENDELABERITA.com – Ancaman kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun hutan, membawa dampak destruktif yang luas, mulai dari kerugian harta benda hingga gangguan kesehatan serius akibat kabut asap. Menyadari risiko tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan (Mansel) proaktif mengedukasi warga Kampung Yamboi terkait mitigasi dan pencegahan kebakaran, Jumat (23/10/2026).
Pendekatan edukasi ini difokuskan pada bahaya laten dari aktivitas sehari-hari yang tidak terkontrol, serta dampaknya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia yang sangat sensitif terhadap paparan asap pekat.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel, Letkol Czi Sunandar Parius, menekankan bahwa langkah antisipasi sejak dini adalah kunci utama dalam melindungi kehidupan dan masa depan lingkungan Kampung Yamboi. Ia meminta warga untuk tidak lagi melakukan pembakaran lahan secara sembarangan yang kerap menjadi pemicu kebakaran berskala besar.
“Masyarakat harus selalu berhati-hati dalam menggunakan api dan tidak melakukan pembakaran sembarangan. Menjaga keselamatan lingkungan adalah wujud nyata melindungi tempat tinggal kita bersama,” ujar Letkol Sunandar.
Melalui edukasi humanis yang berbaur langsung dengan aktivitas warga ini, Satgas TMMD berharap masyarakat semakin tanggap dan proaktif melaporkan setiap potensi titik api. Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen TNI untuk menghadirkan lingkungan yang aman, sehat, dan sejahtera secara menyeluruh di lokasi sasaran TMMD.
(JB-01)
