Hukum & Kriminal
Beranda / Hukum & Kriminal / Cegah Stunting di Pedalaman, Satgas TMMD 130 Mansel Fokus Bangun SDM Papua yang Sehat

Cegah Stunting di Pedalaman, Satgas TMMD 130 Mansel Fokus Bangun SDM Papua yang Sehat

RANSIKI, JENDELABERITA.com – “Membangun Papua bukan hanya dengan membuka akses jalan dan mendirikan jembatan, tetapi juga dengan menjaga kesehatan ibu dan anak sebagai generasi penerus masa depan.”

Prinsip inilah yang menjadi landasan Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan dalam melaksanakan sasaran nonfisik di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kamis (22/10/2026). Guna mewujudkan hal tersebut, Persit KCK Cabang XVII Kodim 1808/Mansel turun langsung memberikan penyuluhan kesehatan dan pencegahan stunting bagi warga pedalaman.

Berkolaborasi dengan tenaga medis dari Puskesmas Nuhuwei, kegiatan ini menyasar langsung kelompok rentan, yakni ibu hamil, menyusui, dan balita. Langkah ini diambil sebagai respons atas pentingnya pemenuhan gizi anak-anak Papua di wilayah yang sedang menjadi target pembangunan TMMD.

Edukasi yang diberikan meliputi tata cara pemenuhan gizi seimbang menggunakan bahan lokal, pentingnya ASI eksklusif, serta penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan keluarga.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel, Letkol Czi Sunandar Parius, menegaskan bahwa penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh harus berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur desa.

Hadirkan Senyum Warga Yamboi, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel Kebut Rehab Rumah Jelang Natal

“Kita tidak ingin jalan dan jembatannya bagus, tapi generasi penerusnya mengalami masalah kesehatan seperti stunting. TMMD hadir untuk membangun keduanya, fisik dan manusianya. Pengetahuan yang diberikan hari ini adalah modal bagi mama-mama Papua untuk merawat generasi masa depan kita,” terang Letkol Sunandar.

Mama-mama Papua di Kampung Yamboi tampak interaktif berdiskusi dengan para anggota Persit dan perawat. Pendekatan kekeluargaan yang diterapkan membuat pesan-pesan medis lebih mudah dipahami oleh masyarakat awam.

Melalui sentuhan kepedulian dari Persit dan Satgas TMMD ini, diharapkan angka stunting di wilayah Manokwari Selatan dapat ditekan, sejalan dengan visi menciptakan masyarakat Papua yang mandiri, cerdas, dan bebas dari gizi buruk.(JB-01)