RANSIKI, JENDELABERITA.com — Mimpi warga Kampung Inden, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan untuk memiliki akses transportasi yang memadai perlahan mulai menjadi kenyataan. Memasuki hari keempat pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026, Sabtu (17/10/2026), Satgas TMMD tampak berjibaku membangun jembatan yang kelak akan menjadi urat nadi perekonomian desa tersebut.
Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan infrastruktur vital pembuka isolasi yang telah lama didambakan masyarakat. Di bawah komando Letda Inf Niko Giay selaku Koordinator Pembangunan Jembatan TMMD ke-130, puluhan personel TNI diterjunkan langsung ke lokasi.
Peluh dan terik matahari tak menyurutkan semangat para prajurit. Dengan mengedepankan asas gotong royong dan kerja sama tim yang solid, tahapan demi tahapan konstruksi dikerjakan secara cermat agar selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi.
“Kerja keras para personel di lapangan adalah bentuk pengabdian dan kepedulian nyata TNI terhadap kesulitan rakyat. Kami ingin jembatan ini segera rampung agar sarana dan prasarana di wilayah pedesaan ini semakin baik,” ujar perwakilan Satgas di lokasi.
Kehadiran infrastruktur ini diproyeksikan akan membawa perubahan besar bagi warga Kampung Inden. Akses mobilitas yang selama ini menjadi kendala, ke depannya akan jauh lebih mudah dan aman. Hal ini tentu akan berdampak langsung pada kelancaran aktivitas sehari-hari warga, percepatan distribusi hasil pertanian, hingga bermuara pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal.
Lebih dari itu, pembangunan jembatan di ujung Manokwari Selatan ini kembali mengukuhkan pesan kuat tentang Kemanunggalan TNI dan Rakyat. Lewat program TMMD, TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan di pelosok negeri.(JB-01)
