Hukum & Kriminal
Beranda / Hukum & Kriminal / TMMD ke-130 Manokwari Selatan: Dansatgas Wanti-wanti Prajurit Jaga Etika dan Kedepankan Kemanunggalan TNI-Rakyat

TMMD ke-130 Manokwari Selatan: Dansatgas Wanti-wanti Prajurit Jaga Etika dan Kedepankan Kemanunggalan TNI-Rakyat

RANSIKI, JENDELABERITA.com – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Kabupaten Manokwari Selatan tidak hanya bertumpu pada pencapaian sasaran infrastruktur fisik semata. Lebih dari itu, program ini menjadi pembuktian pengabdian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1808/Manokwari Selatan, Letkol Czi Sunandar Parius, selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-130, saat memimpin pengecekan kesiapan personel di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki.

Jika sebelumnya fokus sering tertuju pada kesiapan alat dan target bangunan, kali ini Letkol Czi Sunandar mengambil angle pendekatan humanis. Dalam arahannya, ia secara khusus mewanti-wanti seluruh prajurit yang bertugas untuk selalu menjaga etika, sikap, dan perilaku selama membaur dengan warga setempat.

“Selain mengejar pencapaian sasaran fisik, seluruh personel harus menjalin komunikasi yang baik dengan warga. Tunjukkan bahwa kehadiran TNI melalui program TMMD merupakan bentuk nyata pengabdian dan pelayanan kepada rakyat,” tegas Letkol Czi Sunandar di hadapan pasukannya.

Meski menekankan pada aspek sosial kemasyarakatan, kesiapan operasional prajurit tetap menjadi prioritas utama. Dansatgas secara teliti mengecek kondisi fisik prajurit, kelengkapan alat, hingga pemahaman tugas masing-masing di lapangan.

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel Turun Tangan Tekan Stunting di Kampung Yamboi

Ia menginstruksikan agar setiap pekerjaan pembangunan desa dilakukan dengan kedisiplinan tinggi, terencana dengan matang, serta wajib memperhatikan faktor keselamatan kerja (safety first).

Menurut Dansatgas, kesuksesan TMMD sangat bergantung pada kekompakan dan semangat gotong royong antara aparat TNI dan warga Kampung Yamboi. Sinergi yang kuat ini diharapkan mampu mengakselerasi pembangunan daerah sehingga roda perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Manokwari Selatan dapat meningkat.

Langkah pengecekan dan pengarahan langsung di lapangan ini merupakan wujud pengawasan melekat (Waskat) dari Dansatgas untuk memastikan seluruh rangkaian TMMD ke-130 berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran tanpa adanya pelanggaran dari prajurit.

“Disiplin, semangat, dan gotong royong menjadi kunci keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas. TNI hadir murni untuk membantu masyarakat dan membangun desa demi kesejahteraan bersama,” tutupnya.(JB-01)

Bukan Cuma Bangun Fisik, Satgas TMMD 130 Mansel Bentengi Anak-Anak Yamboi dari Ancaman ISPA