RANSIKI, JENDELABERITA.com – Pembangunan fisik di pelosok desa seringkali membawa dampak emosional yang mendalam bagi warganya. Hal ini tergambar jelas dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 1808/Manokwari Selatan (Mansel).
Mengubah angle dari sekadar pengerjaan infrastruktur menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, Satgas TMMD bersama masyarakat setempat bergotong royong menyulap rumah warga yang sebelumnya tidak layak menjadi hunian yang asri dan nyaman.
Pantauan di lokasi pada Sabtu (17/10/2026), sinergi antara prajurit loreng dan warga sipil tampak begitu erat. Mereka bahu-membahu menambal atap yang bocor dan mengayunkan kuas cat untuk memberikan warna baru pada dinding-dinding rumah yang kusam.
Bagi Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel, program ini melampaui batas perbaikan material. Sentuhan sederhana ini adalah upaya menghadirkan kebahagiaan di tengah keluarga penerima manfaat. Sebuah rumah bukan sebatas bangunan fisik tempat bernaung, melainkan tempat di mana sebuah keluarga tumbuh, berlindung, dan merajut kebahagiaan.
Keterlibatan aktif masyarakat dalam pengerjaan rumah ini juga menjadi nilai tambah yang tak ternilai. Tradisi gotong royong yang menjadi akar budaya bangsa kembali dihidupkan, membuktikan bahwa seberat apa pun pekerjaan akan terasa ringan jika dikerjakan bersama.
Melalui dedikasi tanpa henti di program TMMD ke-130 ini, Kodim 1808/Mansel berharap wajah-wajah baru dari rumah warga ini dapat menjadi simbol harapan dan peningkatan kesejahteraan. Sekaligus, memperkokoh jembatan hati antara TNI dan rakyat di wilayah Manokwari Selatan.(JB-01)
