RANSIKI, JENDELABERITA.com — Akses transportasi yang terbatas sering kali menjadi penghambat utama pertumbuhan ekonomi masyarakat pedalaman. Menjawab persoalan tersebut, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan mempercepat pembangunan jembatan guna memperlancar mobilitas dan pengangkutan hasil bumi warga.
Guna memastikan pengerjaan berjalan optimal, Satgas TMMD mengerahkan armada truk untuk merelokasi serta mendistribusikan material fisik berupa batu dan kayu secara intensif ke lokasi sasaran.
Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel, Letkol Czi Sunandar Parius, mengungkapkan bahwa prioritas pembangunan jembatan ini ditujukan langsung untuk memutus keterisolasian dan mempermudah rantai distribusi ekonomi lokal.
“Pembangunan infrastruktur ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan mempermudah aktivitas harian warga, khususnya dalam mengangkut hasil kebun menuju pasar, sehingga roda perekonomian setempat dapat berputar lebih cepat,” tegas Letkol Czi Sunandar Parius, Sabtu (17/10/2026).
Tak hanya memfokuskan pada pembangunan fisik, pengerjaan proyek ini juga mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. Terlihat personel TNI dan warga setempat bahu-membahu mengangkut material dengan semangat gotong royong.
Letkol Czi Sunandar menambahkan, konektivitas antarwilayah yang makin baik akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi transportasi warga perdesaan.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati fasilitas akses transportasi yang lebih memadai, mudah, dan aman untuk jangka panjang,” pungkasnya.
