RANSIKI, JENDELABERITA.com – Guna memastikan seluruh sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 tercapai secara maksimal, Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadan Satgas) TMMD ke-130, Kapten Inf. Hendro, langsung mengambil langkah cepat dengan mengumpulkan seluruh personelnya.
Pengarahan tersebut dilakukan sesaat setelah pelaksanaan Upacara Pembukaan TMMD yang dipusatkan di Lapangan Garuda Ransiki, Jalan Sujarwo Condronegoro, S.H., Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Selasa (13/10/2026).
Berbeda dari sekadar instruksi kerja biasa, Kapten Hendro menitikberatkan arahannya pada dua fondasi utama dalam bertugas, yakni kedisiplinan dan keselamatan kerja (safety first). Ia menegaskan bahwa kerja keras dan dedikasi prajurit harus sejalan dengan kewaspadaan di lapangan.
“Setiap pekerjaan harus dilaksanakan dengan cermat dan sesuai prosedur. Kita harus memperhatikan kondisi lingkungan serta menjadikan keselamatan personel dan masyarakat setempat sebagai prioritas utama. Tidak boleh ada kompromi soal keamanan,” instruksi Kapten Hendro di hadapan jajaran Satgas TMMD.
Selain aspek teknis dan keselamatan, Wadan Satgas juga menyoroti pentingnya menjaga sikap dan etika prajurit selama berada di tengah-tengah warga Manokwari Selatan. Ia mewanti-wanti seluruh personel agar menjadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan khususnya Delapan Wajib TNI sebagai roh dalam setiap pergerakan.
Dengan berpegang teguh pada pedoman tersebut, Kapten Hendro meyakini para prajurit tidak hanya akan tampil disiplin, tetapi juga mampu merebut hati rakyat dan menjalin hubungan kemanunggalan yang erat bersama masyarakat setempat.
“Kita berada di sini untuk membantu dan membangun. Bekerjalah secara maksimal dengan penuh semangat dan tanggung jawab demi keberhasilan TMMD di wilayah Manokwari Selatan,” tambahnya memotivasi para prajurit.
Melalui pembekalan awal ini, pimpinan Satgas TMMD ke-130 berharap soliditas, kekompakan, dan koordinasi antar-personel dapat terus terjaga. Dengan sinergi yang kuat dan penerapan standar keamanan yang ketat, seluruh rangkaian kegiatan pengabdian di Kabupaten Manokwari Selatan diyakini dapat berjalan aman, tertib, dan mencapai target sasaran tepat waktu.(JB-01)
